You are here
rumah betawi, rumah betawi tempo dulu, desain rumah betawi, hunian bergaya betawi Arsitektur Betawi Kliping Seni dan Budaya 

Mendesain Hunian Gaya Betawi

rumah betawi, rumah betawi tempo dulu, desain rumah betawi, hunian bergaya betawi

 

Hunian berkonsep Betawi sangat cocok diterapkan untuk kondisi geografis Indonesia. Anda bisa mengadopsi gaya Betawi dalam sentuhan modern.

Sebenarnya,ciri khas dari hunian Betawi sesuai dengan masyarakat Indonesia pesisir.Teras rumah yang lebar adalah salah satu ciri khas hunian bergaya Betawi.Teras menjadi bagian terfavorit untuk melakukan segala aktivitas bersama keluarga.

“Jika dilihat dari segi budayanya,masyarakat Betawi sudah turun-temurun menghasilkan arsitektur dan budaya dengan corak yang kuat dan karakter yang khas,” kata salah satu desainer interior Denny Setiawan. Hunian Betawi selalu menekankan pada konsep kekeluargaan dan hubungan masyarakat yang sangat erat.Hal ini bisa dilihat dari segi bangunan yang memiliki beranda atau teras agak luas.

Teras ini berfungsi untuk menyambut tamu yang datang kapan saja dan bisa dengan bebas memakai teras tersebut. Selain itu,hunian bergaya Betawi banyak menggunakan jendela yang dibuka lebar dan tidak lepas dari permainan tanaman hijau untuk menambah keasrian dari rumah Betawi ini. Jika Anda berniat membangun hunian berkonsep Betawi, sebaiknya perhatikan beberapa elemen penting berikut ini.

Pembagian ruang dalam hunian Betawi adalah yang paling utama.Hunian bergaya Betawi ini tidak pernah terlepas dari bagian teras, ruang tengah atau ruang keluarga, dan kamar-kamar, yang biasanya dibangun di sekitar ruang tengah dan dapur. “Arsitektur hunian gaya Betawi pada umumnya menggunakan desain rumah panggung karena masyarakat Betawi pada masa lalu tersebar di pesisir pantai dan pedalaman sehingga ini menjadi satu ciri khas dari rumah Betawi sampai sekarang,”lanjut Denny.

Sisi menarik dari rumah Betawi adalah konsep keterbukaan, mulai dari penggunaan jendela yang dapat dibuka lebar hingga penggunaan pintu kayu yang selalu dibiarkan terbuka.“ Hunian Betawi selalu memiliki karakter yang kuat. Hal ini dikarenakan sifat orang Betawi yang mudah bergaul dan terbuka,”ujar Denny. Gaya Betawi bisa juga diaplikasikan pada hunian modern. Konsep keterbukaan yang dimiliki bisa juga diterapkan dalam rumah modern dengan menggabungkan ciri khas teras sebagai pengganti ruang tamu.

Walaupun rumah modern dapat didesain dengan menggunakan bahan yang modern dan ditambah dengan penataan yang juga modern,tetapi konsep keterbukaan tetap bisa dihadirkan sehingga karakter Betawinya masih ada. “Pada dasarnya,gaya Betawi ini bisa diterapkan pada hunian bergaya modern karena desain awal hunian Betawi ini dapat dikatakan cukup fleksibel dan mudah diterapkan pada setiap desain bangunan,”lanjut Denny.

Sebenarnya,dalam konsep rumah Betawi mengenal hierarki atau pembagian ruang. Ruang pertama adalah teras yang juga difungsikan sebagai ruang tamu di luar atau ruang publik.Ruangan yang kedua adalah ruang keluarga atau semipublik.Sementara itu, ruang tidur dan dapur merupakan ruang yang memiliki privasi tinggi. “Dalam hunian Betawi, ruang publik adalah bagian ruangan yang bisa dimasuki oleh siapa saja.Ruang semipublik adalah ruang yang hanya bisa dimasuki orang-orang tertentu.

Sementara,ruang privat bisa dibilang cukup terbatas karena orang dan tamu tertentu saja yang bisa masuk ke dalamnya,”tambah Denny. Jika ingin diterapkan pada rumah modern,pembagian ruangan tersebut tidak lagi ada karena pada konsep hunian modern sifatnya lebih bebas dan tidak terkait adat.

Meski begitu,rumah modern pun masih bisa mengikuti penataan rumah Betawi jika masih terkait dengan hierarki tersebut. Sisi lain dari tampilan rumah Betawi biasanya terbuat dari kayu dan bambu yang menjadikannya sangat dekat dengan alam.Kealamian yang dipancarkan dari beberapa elemen bangunan tersebut menjadikan kesan ramah dan keasrian dari rumah Betawi. Sebaliknya,pada hunian modern dapat dihadirkan penggunaan material seperti tembok yang menggunakan kaca,aluminium,dan sebagainya.

Tampilan bernuansa etnik Betawi pun masih bisa dihadirkan dengan memadukan unsur kayu yang diukir dengan ukiran Betawi.Untuk menuangkan konsep rumah Betawi dalam suasana modern harus dipertimbangkan sejauh mana konsep ini akan dipergunakan. “Dalam menunjang konsep Betawi yang dipadukan dengan hunian modern harus dilihat dari segi materialnya. Pertama,apakah masih ingin menggabungkan elemen kayu atau bambu.Penggunaan pendingin ruangan pun harus diperhatikan,”ujarnya.

Selanjutnya,bagian atap boleh dibuat sama dengan bentuk atap khas rumah Betawi, seperti bentuk joglo. Material atap ini bisa menggunakan konstruksi baja ringan. Atap genting harus tetap dipertahankan sebagai ciri khas rumah Betawi.

Sumber: Harian Seputar Indonesia

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Related posts

Leave a Comment