You are here
cipedak Kisah Sebuah Nama Sekitar Jakarta 

Mengenal Kampung Cipedak

cipedak

Cipedak merupakan wilayah pemekaran dari kelurahan Ciganjur  yang terletak di kecamatan Jagakarsa, kotamadya Jakarta Selatan. Wilayah Cipedak di sebelah timur berbatasan dengan kelurahan Srengseng Sawah, sebelah selatan berbatasan dengan kelurahan Tanah Baru (Depok), sebelah barat berbatasan dengan kelurahan Krukut (Depok) dan sebelah utara berbatasan dengan kelurahan Gandul (Depok) dan kelurahan Ciganjur.

Cipedak berasal dari dua buah kata yakni  kata Ci, yang berarti air (sungai), sedangkan Pedak berarti  binatang berbisa (ular), berdasarkan dua kata tersebut maka Cipedak berarti sungai yang ada ularnya. Mungkin karena dulu wilayahnya banyak sungai kecil dan berawa-rawa.

Nuansa Betawi di kampung ini masih kental terasa, pagelaran festival budaya dan kesenian banyak diselenggarakan secara swadaya oleh warganya. Upacara adat seperti pernikahan, khitanan serta hari besar keagamaan selalu ditempelkan unsur-unsur Betawi.

Di Cipedak juga terdapat Rumah Sakit Ali Sibroh Malisi yang mengambil nama dokter Ali Sibroh Malisi, sosok putra Betawi yang telah lama membuka praktek pengobatan di wilayah Ciganjur, rumah sakit ini bernuansa budaya Betawi dimana selain arsitekturnya yang bergaya Betawi, ruangan pengobatan atau paviliun yang terdapat di dalamnya pun menggunakan nama-nama para Ulama yang berasal dari Betawi.

Pada April 2015 Kampung Cipedak dimasukkan ke dalam lima wilayah Jakarta Selatan sebagai tempat pengembangan dan pelestarian budaya dan kearifan lokal Betawi. Pembagian Kelima wilayah tersebut, yaitu daerah Kemang dengan palang pintu , Cipulir serta Ulujami dengan silat beksi, Asem Baris Tebet dengan bermacam wisata kuliner, dan Tegal Parang dengan kerak telor sedangkan Cipedak sendiri sebagai tempat pengembangan dan pelestarian kesenian gambang kromong. (CB)

berbagai sumber
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Related posts

Leave a Comment