You are here

Sejarah dan Asal Usul Nama Gondangdia

Sejarah dan Asal Usul Nama Gondangdia   …Cikini ci gondangdia Yang punya bini nongkrong di rumah Buah nangka dan buah gedang Masih perjaka boleh begadang…   Begitulah salah satu penggalan lirik lagu Keroncong Kemayoran ciptaan Benyamin Sueb yang mengabadikan kawasan di tengah kota Jakarta, Cikini dan Gondangdia, namun kali ini Cinte Betawi akan membahas tentang sejarah dan asal usul nama Gondangdia. Gondangdia adalah sebuah kelurahan di Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Berdasarkan peta Batavia keluaran tahun 1912, wilayah itu masih berupa site plan dengan nama Nieu Gondangdia dengan lahan seluas 73…

Read More

5 Makanan Sehat Asli Betawi

Setiap 22 Juni, Jakarta merayakan hari jadinya. Tak hanya memiliki aspek sejarah yang kuat, kota pelabuhan yang namanya sempat berganti-ganti dari Sunda Kelapa, Jayakarta, Batavia dan Jakarta ini memiliki daya tarik kuliner yang tak kalah enaknya dengan daerah lain. Tapi sebagian dari Anda mungkin tidak menyangka kalau makanan khas Betawi ternyata memiliki efek kesehatan. Tak percaya? Simak ulasannya, seperti yang kami rangkum dari berbagai sumber berikut: 1. Gado-Gado Ya, campuran beberapa jenis sayuran dengan bumbu kacang yang khas membuat gado-gado bukan hanya dikenal di kampung si Pitung tapi juga dunia….

Read More

Dapur Budaya Betawi Tetap ‘Ngebul’ di Setu Babakan

Jauh sebelum Jan Pieterszoon Coen mengubah nama Jayakarta menjadi Batavia, berdiamlah penduduk asli dari Nusa Jawa di wilayah yang kini dikenal sebagai Jakarta. Mereka menyebut diri Betawi. Sejak kehadiran Gubernur Jenderal dari VOC tersebut, kehidupan mereka berubah. Sebagai basis VOC, tanah Batavia diinjak banyak pendatang. Tak hanya dari dalam negeri, tetapi juga mancanegara. Tanpa disadari, Batavia pun menjadi titik lebur segala kebudayaan yang dibawa oleh para pendatang. “Penduduk asli ini sangat terbuka. Mereka mau menerima segala budaya tersebut,” ujar Indra Sutisna, anggota Komite Kesenian dan Pemasaran Lembaga Pengelola Perkampungan Budaya…

Read More

Cipete Vaganza 4 : Atraksi Seni Budaya Jakarta

Dalam rangka menyambut dan memeriahkan hari jadi kota Jakarta yang ke – 488, Cipete Vaganza kembali diselenggarakan, acara yang akan digelar pada tanggal 13-14 Juni 2015 ini  merupakan event yang keempat kalinya yang digagas dan dilaksanakan secara swadaya oleh warga Cipete. Acara yang akan digelar sepanjang jalan Cipete Raya, Cilandak, Jakarta Selatan ini pada umumnya akan menampilkan berbagai pentas kebudayaan Betawi, namun atraksi seni budaya dan pentas lain juga akan ditampilkan. Cipete Vaganza kali ini juga akan dimeriahkan dengan karnaval marchingband, pagelaran tari tradisional dan modern, panggung hiburan, wahana permainan…

Read More

Festival Palang Pintu Kemang X dan Gelar Budaya 2015

Festival Palang Pintu Kemang bakal digelar lagi untuk yang kesepuluh kalinya, acara rutin yang diadakan atas prakarsa dari Padepokan Seni Budaya Betawi Manggar Kelape dan Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI) Bangka Kemang kali ini akan dilaksanakan selama dua hari, pada 6-7 Juni 2015 berlokasi di sepanjang Jalan Kemang Raya Jakarta Selatan. Selain acara inti lomba palang pintu yang memperebutkan piala Gubernur DKI Jakarta, berbagai gelar budaya, festival dan lomba juga akan diadakan seperti gelar budaya tradisional nasional, gelar budaya tradisional betawi, gelar budaya internasional, karnaval budaya, festival band, festival tari…

Read More

Festival Lebaran Betawi Tangerang Selatan 2015

Festival Lebaran Betawi Tangerang Selatan 2015 Lebaran Betawi merupakan tradisi budaya Betawi usai lebaran dengan melakukan hantaran atau anteran, hantaran tersebut berupa pemberian atau hadiah dari yang lebih muda kepada yang lebih dituakan. Hantaran itu isinya segala macam makanan khas Betawi, adapun yang terkandung di dalamnya adalah bermakna silaturahim. Mengusung slogan “Mari Kita Jaga dan Lestarikan Tradisi Budaya Betawi”, gelaran Festival Lebaran Betawi 2015 yang sekiranya akan diselenggarakan pada tanggal 8-9 Agustus 2015 di Tangerang Selatan, merupakan wujud dari pelestarian budaya Betawi yang merupakan inisiatif dari Lingkar Masyarakat Berbudaya Betawi…

Read More

Tradisi Ngete dan Ngupi ala Betawi

Ngete Tanaman teh mulai diperkenalkan ke Batavia sekitar tahun 1684, seorang ahli botani yang juga pegawai VOC berkebangsaan Jerman bernama Andreas Cleyer membawa benih tanaman teh dari Jepang ke Batavia. Semula tanaman teh berfungsi sebagai tanaman hias di Stadhuis (balai kota), kemudian ditanam oleh orang-orang Belanda untuk konsumsi sendiri. Setelah teh berhasil dibudidayakan di Land’s Plantetuin Buitenzorg (Kebun Raya Bogor) pada tahun 1824, teh diperkenalkan ke masyarakat dan menjadi minuman yang populer. Orang Betawi tidak bisa lepas dari tradisi minum teh (ngete) atau di wilayah tutur Betawi lainnya dikenal dengan…

Read More

Amanah Mpok Nori : Anak Muda Jangan Malu Sama Budaya Betawi

Seniman legendaris Betawi yang berbakat Mpok Nori kini telah berpulang, kehilangan sosok sang penghibur tersebut tidak hanya dirasakan oleh keluarga dan kerabatnya saja. Tapi juga dirasakan para penggemar almarhumah yang tergabung dalam beberapa komunitas pecinta kesenian Betawi, salah satunya Komunitas Topeng Setia Warga (KTSW). KTSW merupakan salah satu komunitas yang menaungi segala aktivitas yang berbau kesenian Betawi, seperti kesenian topeng, lenong, dan ragam seni lainnya. Komunitas ini terdiri atas para penggemar kesenian khas Betawi dan para aktor dan aktris yang memajukan budaya betawi, salah satunya Mpok Nori. “Mak Nori adalah…

Read More

Batik Betawi, Dulu Motif Ondel-Ondel, Kini Penari Topeng Cokek

Batik di setiap daerah di Nusantara memiliki ciri khas dan keunikan yang menjadi kebanggaan masing-masing. Batik Betawi, misalnya. Warnanya ngejreng daripada yang lain. Sampai-sampai, muncul ledekan orang yang mengenakannya bak ondel-ondel. Namun, satu dekade terakhir, batik Betawi mengalami perkembangan. Motifnya tidak hanya didominasi ornamen seni tempo dulu, melainkan potret perubahan terkini di Jakarta. ’’Tapi, tetap tidak meninggalkan ciri khas batik Betawi,’’ kata Raden Emma Damayanti, 40, salah seorang perajin batik terkenal DKI. Emma yang juga pemilik galeri batik Betawi bernama Rumah Betawi menjelaskan, motif ondel-ondel dan Monas sudah banyak ditinggalkan….

Read More

Akulturasi Aneka Budaya dalam Langgam Busana Betawi

Budaya Betawi terus berkembang dari masa ke masa dengan ciri yang mudah dibedakan dengan budaya lainnya. Kebudayaan Betawi pun lambat laun tumbuh spontan dengan kesederhanaanya mengikuti pesatnya perkembangan zaman. Salah satu ciri khas dari kebudayaan Betawi yang dimaksud salah satunya adalah dari sisi pakaiannya. Berbicara mengenai pakaian khas masyarakat Betawi maka Anda akan mengetahui bahwa pakaian khas masyarakat Betawi terdiri atas berbagai jenis. Ada pakaian sehari-hari, pakaian formal dan pakaian pengantin. Setiap pakaian tersebut memiliki fungsinya masing-masing. Apabila ditelisik, pakaian khas Betawi merupakan akulturasi dari berbagai macam budaya lain seperti…

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger... Read More