You are here

LKB Raih Rekor MURI Batik Betawi Terbanyak di Monas

Kibar budaya untuk Negeri Cinte Betawi ke-3 berlangsung meriah. Sebanyak 20.000 warga Jakarta tumpah ruah di silang monas meramaikan acara yang digelar Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), Minggu (23/11). Kegiatan yang dikemas dalam bentuk parade, pagelaran, bazar produk budaya dan jalan sehat itu dibuka oleh deputi bidang pariwisata dan kebudayaan DKI Jakarta Sylviana Murni yang didampingi oleh ketua badan pendiri LKB, ketua dewan kurator LKB, ketua DPD RI, para pejabat dilingkungan Pemrov DKI Jakarta serta para sponsor pendukung. “Pemprov DKI memberikan Apresiasi setinggi-tingginya kepada LKB yang selalu memiliki inovasi untuk melibatkan…

Read More

Budaya Betawi Di Beijing

Sebagai bagian dari tradisi tahunan, pelajar Indonesia di Beijing berpartisipasi di Festival Budaya Internasional Peking University & Renmin University dengan membuka Pojok Indonesia dan tampil di panggung dengan tarian “Lenggang Jakarta”. Tarian Lenggang Jakarta ini menampilkan kekayaan ragam budaya Betawi yang esensinya merupakan contoh akulturasi berbagai macam budaya (Jawa, Arab, Melayu, Tionghoa, Bugis, dan lainnya). Dengan koreografi yang menggabungkan gerakan gemulai tradisional dengan hentakan modern, Tari Lenggang Jakarta ini dibuka dengan barisan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dan dilanjutkan dengan keindahan ekspresi tari Yapong, Pencak Silat Betawi, kelompok Tanjidor, tari Ronggeng…

Read More

Jakarta Fair 2013 Utamakan Nuansa Betawi

Kendati telah menjadi ajang internasional, Jakarta Fair 2013 tetap mengutamakan kebudayaan betawi. Budaya betawi menjadi unsur pembeda dengan perhelatan-perhelatan Jakarta Fair sebelumnya. “Kebudayaan betawi jauh lebih banyak tahun ini. Kami mengadakan kerja sama dengan pusat-pusat kebudayaan Betawi,” ujar Ketua Panitia Jakarta Fair 2013, Prajna Murdaya kepada wartawan di Arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (6/6). Prajna menuturkan sugguhan utama Jakarta Fair 2013 adalah Kampung Betawi Square. Kampung ini berlokasi di area Gambir Expo. Di sini terdapat berbagai sajian kuliner dan panggung untuk pentas kebudayaan betawi. “Setiap hari kami…

Read More

Serba Betawi di Mal Jakarta

Bulan Juni menjadi bulan yang amat berarti bagi Kota Jakarta. Setiap tanggal 22 Juni, kota ini merayakan ulang tahunnya. Kini, di tahun 2013, Jakarta bakal genap berusia 486 tahun. Di usianya yang hampir lima abad, Jakarta berbenah, tetapi berupaya tak melupakan akarnya, yaitu akar budaya Betawi. Per 1 Juni nanti, semua pengelola mal di Jakarta, khususnya yang tergabung dalam Asosisasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia sepakat mempercantik interior gedungnya dengan ragam hiasan Betawi. Petugas customer service pun akan memakai baju adat Betawi setiap hari. “Mal di Jakarta tak kalah dengan mal…

Read More

Serba-serbi Betawi Meriahkan HUT DKI ke-486

HUT DKI ke-486 Juni mendatang dipastikan akan berlangsung meriah. Kemeriahan tersebut tak lain karena Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) yang selama ini konsen dengan pelestarian budaya Betawi juga telah mencanangkan satu gebrakan baru bertajuk, Citi Cinte Betawi yang akan mengenalkan sejumlah kesenian dan budaya asli Betawi mulai dari pencak silat, tari, batik Betawi, hingga gambang kromong. Dalam event yang akan digelar 15 Juni tersebut, LKB menggaet salah satu bank asing di Indonesia untuk ikut terlibat langsung. Hal ini dilakukan untuk mengenalkan seni budaya Betawi kepada lingkup yang lebih luas. Ketua Umum…

Read More

Budaya Betawi Melekat Dalam Jiwa Maudy Koesnaedi

Banyak pengalaman dengan kebudayaan Betawi yang tak terlupakan artis Maudy Koesnaedi. Selain pernah menjadi Abang None (Abnon), ia pun pernah bermain dalam sinetron yang mengangkat kebudayaan Betawi. Dari situlah, niatannya untuk melestarikan budaya Betawi begitu besar. Apalagi, sampai sekarang kebudayaan itu masih dipandang sebelah mata oleh masyarakat. “Budaya Betawi masih dipandang sebelah mata dan saya ingin sekali melestarikan kebudayaan itu,” jelasnya di Gedung Kesenian Jakarta, Rabu (27/3/2013). Meski bukan berasal dari Betawi, namun sudah lama Maudy menetap di Jakarta. Apalagi, mata pencariannya pun di Jakarta. Maka dari itu, ia merasa…

Read More

Si Pitung, Preman di Seantero Batavia

Si Pitung lahir di Kampung Rawabelong dengan nama Salihoen pada akhir abad ke-19. Ia merupakan anak keempat dari pasangan Piun dan Pinah. Sejak kecil, Pitung kerap melihat centeng si tuan tanah, Liem Tjeng Soen, merampas padi dan ternak orang tuanya. Namun ketika itu ia belum mengerti soal tanah partikelir atau tuan tanah. Dalam sirus resmi Provinsi DKI Jakarta diceritakan bahwa Pitung mendapatkan ilmu mengaji dan silat dari Haji Naipin, kiai terkemuka di Rawabelong. Kepada Pitung, Naipin memberikan ilmu Paneasona. “Sebuah ilmu bela tingkat tinggi yang membuat pemilik ilmu kebal dari…

Read More

Kampung Setu Babakan Menuju Pusat Kebudayaan Betawi

Daerah Setu Babakan di kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan sejak tahun 2000 telah ditata dan ditetapkan Pemerintah DKI Jakarta sebagai tempat pelestarian dan pengembangan budaya Betawi secara berkesinambungan. Terletak di lahan seluas 289 hektare, area ini mencakup empat rukun warga (RW) dan 50 rukun tetangga (RT). Bagian inti Perkampungan Budaya Betawi ini memiliki luas 4.000 meter. Di dalamnya terdapat teater terbuka yang biasanya digunakan untuk menggelar pertunjukan seni budaya. Juga ada rumah Betawi, mushala, dan wisma yang dapat digunakan untuk menggelar acara. Sayangnya, karena rumah Betawi yang ada di sini adalah…

Read More

Wayang Kulit Betawi Mentas Di Car Free Night

Pertunjukan yang beraneka ragam bakal digelar guna menghibur masyarakat Jakarta saat car free night diberlakukan di malam jelang tahun baru. Sekitar 16 panggung hiburan akan didirikan di sepanjang jalan MH Thamrin-Sudirman. “Kontennya macam-macam. Ada musik mulai dari keroncong, pop, jazz, bahkan ada musik melayu, gambus. Terus nanti ada menarik nih wayang kulit Betawi di salah satu panggung itu. Wayang golek apa wayang kulit betawi ya? Wayang Betawi gitu aja,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Arie Budhiman kepada wartawan, Jakarta, Jumat (28/12). Arie menambahkan, selain panggung hiburan, malam jelang tahun…

Read More

Rompes Pecut, Bela Diri Betawi yang Hampir Punah

Dua pemuda terlibat perkelahian seru di RT 01 RW 04, Balekambang, tepatnya di sebidang lahan tepi Kali Ciliwung, Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur. Menggunakan jurus silat, keduanya berusaha saling melumpuhkan dengan pukulan dan tendangan yang dilancarkan satu sama lain. Setelah saling serang sekitar 10 menit, seorang pemuda di antaranya berhasil dikalahkan hingga terjatuh. Sadar telah muncul pemenang, dua pemuda itu pun kembali berdiri tegak di posisi masing-masing dan membungkuk, tanda salam kepada orang yang menonton adu jotos itu. Pertarungan itu bukanlah perkelahian pemuda seperti yang kerap menghiasi layar televisi saat…

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger... Read More