You are here

Hitam Putih Afdruk Foto

“3×4 berapa, Bang?” Tanya seorang kawan. “12 lah. Masa pertanyaan gitu aja gue ga bisa.” Jawab saya. “Salah Bang. Yang bener dua ribu,” katanya lagi…. “Lah kok?” “Kalo Abang nggak percaya tanya aja tukang afdruk poto….”   Mungkin bagi generasi smartphone sekarang ini, guyon semacam di atas akan terdengar aneh dan membingungkan. Namun sebaliknya, di era 90-an jokes matematika ala tukang cuci cetak foto tersebut cukup terkenal di kalangan anak muda ketika itu. Pertanyaannya, kemanakah tukang cuci cetak foto alias afdruk dari jalanan Jakarta. Ketika masih kecil, saya suka mencetak…

Read More

Budaya Betawi Jadi Prioritas Abang-None Jakarta 2013

Dio Aufa Handoyo dan Delicia Gemma Syah Marita terpilih menjadi Abang dan None Jakarta 2013. Sebagai Abang dan None, mereka mengemban misi mempromosikan pariwisata dan kebudayaan DKI Jakarta. “Program Abnon semuanya tergantung penugasan. Tapi, yang pasti, kita akan mempromosikan Jakarta, di mana kebudayaan Betawi masuk di dalam bagian itu,” ujar Dio seusai acara Malam Final Abang dan None Jakarta 2013 di Monumen Nasional, Rabu (3/7/2013) malam. Senada dengan itu, Delicia menilai gelar Abang dan None Jakarta merupakan amanat dan tanggung jawab untuk menjadikan Jakarta lebih baik dan dikenal lebih luas….

Read More

Jakarta Utara Jadi Lokasi Centra Batik Betawi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengakomodir permintaan sejumlah pengurus Keluarga Batik Betawi (KBB). Sejumlah lokasi diseleksi, untuk dijadikan area Batik Betawi yang sedang bergeliat kembali, salah satunya di daerah Marunda, Jakarta Utara. “Kita siapkan ruang untuk produksi. Ya seharusnya Batik Betawi berproduksi di sini dan kita punya kekuatan. Kita baru berikan beberapa alternatif tempat, seperti di Marunda, dekat Walikota Jakarta Utara,” terang Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo di Balaikota Jakarta, Rabu (12/6) sore. Pria jebolan Universitas Gajah Mada (UGM) ini menambahkan, sudah menyediakan tempat untuk workshop Batik Betawi yaitu…

Read More

Jakarta Fair 2013 Utamakan Nuansa Betawi

Kendati telah menjadi ajang internasional, Jakarta Fair 2013 tetap mengutamakan kebudayaan betawi. Budaya betawi menjadi unsur pembeda dengan perhelatan-perhelatan Jakarta Fair sebelumnya. “Kebudayaan betawi jauh lebih banyak tahun ini. Kami mengadakan kerja sama dengan pusat-pusat kebudayaan Betawi,” ujar Ketua Panitia Jakarta Fair 2013, Prajna Murdaya kepada wartawan di Arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (6/6). Prajna menuturkan sugguhan utama Jakarta Fair 2013 adalah Kampung Betawi Square. Kampung ini berlokasi di area Gambir Expo. Di sini terdapat berbagai sajian kuliner dan panggung untuk pentas kebudayaan betawi. “Setiap hari kami…

Read More

Jakarta Box Tower, Gedung Perkantoran Bergaya Betawi

Dimulainya pembangunan Jakarta Box Tower yang terletak Jalan Kebon Sirih No 48-50, Jakarta Pusat ditandai dengan dilaksanakannya ground breaking oleh Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (29/5). Dalam sambutannya, Wakil Gubernur DKI Jakarta yang akrab disapa Ahok ini menyambut baik pembangunan Jakarta Box Tower karena melalui gedung ini budaya Betawi bisa dikenal lebih luas lagi oleh masyarakat.   Jakarta Box Tower merupakan gedung peruntukan sewa yang dibangun diatas lahan seluas 5.816 meter persegi. Bangunan terdiri dari 32 lantai dengan total luas bangunan sekitar 64 ribu meter persegi. Gedung yang akan…

Read More

Serba Betawi di Mal Jakarta

Bulan Juni menjadi bulan yang amat berarti bagi Kota Jakarta. Setiap tanggal 22 Juni, kota ini merayakan ulang tahunnya. Kini, di tahun 2013, Jakarta bakal genap berusia 486 tahun. Di usianya yang hampir lima abad, Jakarta berbenah, tetapi berupaya tak melupakan akarnya, yaitu akar budaya Betawi. Per 1 Juni nanti, semua pengelola mal di Jakarta, khususnya yang tergabung dalam Asosisasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia sepakat mempercantik interior gedungnya dengan ragam hiasan Betawi. Petugas customer service pun akan memakai baju adat Betawi setiap hari. “Mal di Jakarta tak kalah dengan mal…

Read More

Serba-serbi Betawi Meriahkan HUT DKI ke-486

HUT DKI ke-486 Juni mendatang dipastikan akan berlangsung meriah. Kemeriahan tersebut tak lain karena Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) yang selama ini konsen dengan pelestarian budaya Betawi juga telah mencanangkan satu gebrakan baru bertajuk, Citi Cinte Betawi yang akan mengenalkan sejumlah kesenian dan budaya asli Betawi mulai dari pencak silat, tari, batik Betawi, hingga gambang kromong. Dalam event yang akan digelar 15 Juni tersebut, LKB menggaet salah satu bank asing di Indonesia untuk ikut terlibat langsung. Hal ini dilakukan untuk mengenalkan seni budaya Betawi kepada lingkup yang lebih luas. Ketua Umum…

Read More

LKB Pasarkan Produk Budaya Betawi Lewat Pasar Online

Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) membuat terobosan baru dengan membuka pasar online dalam upaya memberdayakan sanggar-sanggar seni Betawi. Ketua Umum LKB, Tatang Hidayat, mengatakan LKB sebagai payung bagi sanggar-sanggar binaan akan memasarkan semua produk seni budaya Betawi melalui pasar online. Yang dipasarkan dalam pasar online tersebut mulai dari kuliner, seni pertunjukan, tata busana, paket pernikahan dan sebagainya. Dalam upaya tersebut LKB menggandeng kerjasama dengan DOKU (PT Nusa Satu Inti Artha) sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa pembayaran atau Internet Paymen Service. Sementara untuk pengiriman LKB melibatkan jasa salah satu perusahaan…

Read More

Pilihlah Bukan Karena Kumis atau Kotak-kotak

Mentari masih mencorong di langit Jakarta. Panas. Bahkan akan bertambah terik karena putaran kedua Pemilihan Gubernbur DKI Jakarta telah dimulai. Perang strategi dan adu siasat bahkan telah dimulai sebelum putaran kedua ini dimulai. Dan masyarakat Jakarta akan segera menentukan pilihan mereka pada 20 September 2012 nanti. Fauzi Bowo atau Joko Widodo yang akan memimpin tampuk pemerintahan Ibu Kota Indonesia. Kemarin, baik Foke maupun Jokowi memulai kampanye putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta. Kedua calon gubernur tersisa bersama pasangannya masing-masing itu pun kembali merayu para pemilih mereka dengan berbagai cara…

Read More

Sabtu Siang Menunggu Bus Transjakarta

Jakarta, 8 September 2012 — Tengah hari bolong. Saya baru saja mau naik bus Transjakarta di halte Kuningan Madya. Namun, bus tersebut hanya diam di depan halte. Mogok rupanya. Seorang petugas menyarankan kami, “Ibu, bapak, maaf busnya mogok. Sebaiknya naik bus yang ke arah dukuh atas dan naik bus di halte Setiabudi.” Tetapi sesampai di halte tersebut kami melihat bus trasjakarta keluar jalur busway dan tidak berhenti di halte itu. Tentu kami kecewa. Pak Amin (37) yang bersama keluarganya sengaja naik bus Transjakarta karena ingin liburan ke Kebun Bintang Ragunan…

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger... Read More