You are here

5 Makanan Sehat Asli Betawi

Setiap 22 Juni, Jakarta merayakan hari jadinya. Tak hanya memiliki aspek sejarah yang kuat, kota pelabuhan yang namanya sempat berganti-ganti dari Sunda Kelapa, Jayakarta, Batavia dan Jakarta ini memiliki daya tarik kuliner yang tak kalah enaknya dengan daerah lain. Tapi sebagian dari Anda mungkin tidak menyangka kalau makanan khas Betawi ternyata memiliki efek kesehatan. Tak percaya? Simak ulasannya, seperti yang kami rangkum dari berbagai sumber berikut: 1. Gado-Gado Ya, campuran beberapa jenis sayuran dengan bumbu kacang yang khas membuat gado-gado bukan hanya dikenal di kampung si Pitung tapi juga dunia….

Read More

Restoran-Restoran Betawi Di Luar Negeri

Nama sebuah restoran biasanya identik dengan daerah asal sang pemilik restoran, namun konsekuensi dari menggunakan nama daerah juga dituntut untuk menyajikan cita rasa khas daerah tersebut, sehingga orang yang berkunjung tidak kecewa ketika melihat daftar menu. Terlebih lagi jika restoran tersebut langka karena letaknya jauh dari daerah asalnya seperti lima Restoran Betawi yang terletak di luar negeri berikut ini: 1. Betawi Restaurant, Jeddah Betawi Restaurant yang terletak di jalan Khalid bin Al Waleed, Jeddah, Arab Saudi ini dibuka pada Oktober 2011 dengan menu andalan Batokok atau biasa disebut empal bakar,…

Read More

“Rijsttafel” Betawi di Kunstkring Paleis

Makan malam mewah nan senyap. Hanya cahaya redup di ruang utama gedung. Kami duduk berdua, saling berhadapan di satu meja panjang berisi sepuluh kursi antik koleksi keluarga besar raja gula Oei Tiong Ham. Tidak kurang dari 20 sajian menu tersaji di atas meja. Rijsttaffel Betawi! Rijsttafel (baca reistafel) adalah cara penyajian makanan berseri dengan menu dari beberapa daerah di Nusantara yang berkembang di era kolonial Hindia Belanda. Jenis sajiannya, ”hibrida” Barat dan Nusantara. Akan tetapi, Anhar Setjadibrata, pemilik baru Restoran Kunstkring Paleis yang terletak di ujung Jalan Teuku Umar, Menteng,…

Read More

Hikayat Tahu Belah Empat

Hikayat Tahu Belah Empat Oleh: Bang Hamdan Salam kenal saya haturkan. Ini awal kita berjumpa. Dalam majelis yang penuh suka cita. Berbagi kisah dan bertukar cerita. Semoga tuan-tuan dan puan-puan berkenan adanya. Saya sang fakir mau bercerita. Tentang pemuda Jakarta yang mulai lupa kalau sarung kita masih kotak-kotak dan kopiah masih layak di kepala. Ini cerita dibikinnya ketika lagi puasa. Jika ada keserimpet kata, harap tuan-tuan dan puan-puan maklum adanya. Tersebutlah seorang pemuda yang sedang berpuasa. Namanya Marsoni bin Haji Maun. Anak Betawi asli, tapi bergaye Londo. Badannya tinggi, kulitnya…

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger... Read More