You are here

5 Makanan Sehat Asli Betawi

Setiap 22 Juni, Jakarta merayakan hari jadinya. Tak hanya memiliki aspek sejarah yang kuat, kota pelabuhan yang namanya sempat berganti-ganti dari Sunda Kelapa, Jayakarta, Batavia dan Jakarta ini memiliki daya tarik kuliner yang tak kalah enaknya dengan daerah lain. Tapi sebagian dari Anda mungkin tidak menyangka kalau makanan khas Betawi ternyata memiliki efek kesehatan. Tak percaya? Simak ulasannya, seperti yang kami rangkum dari berbagai sumber berikut: 1. Gado-Gado Ya, campuran beberapa jenis sayuran dengan bumbu kacang yang khas membuat gado-gado bukan hanya dikenal di kampung si Pitung tapi juga dunia….

Read More

Pusat Kuliner Betawi Hadir Di Blok A dan B Tanah Abang

Pusat Kuliner Betawi dengan memperdayakan pedagang Kaki-5, akan dikelola Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jakarta Pusat di kawasan Pasar Blok A dan Blok B, Tanah Abang. Pemberdayaan pun, juga guna meningkatkan para pelaku ekonomi kecil tersebut bersaing dalam pasar bebas ASEAN. “Kita, Jakarta Pusat ingin memiliki pusat kuliner betawi di Tanah Abang dengan memperdayakan pedagang-pedagang Kaki-5. Dan nanti itu kita yang kelola dan menjadi binaan sendiri,” terang Ketua Kadin Jakarta Pusat, Victor Aritonang, kepada sejumlah wartawan, Senin (23/2). Menurutnya, pengelolaan pusat kuliner betawi tersebut juga merupakan solusi terhadap permasalahan…

Read More

Sayur Gabus Pucung , Masakan Khas Rakyat Betawi

Identitas kultur suatu masyarakat dapat ditandai dari hasil seni dan bahasanya, selain itu dapat juga ditandai dengan ragam kuliner yang menjadi ciri khas masyarakat tersebut. Salah satu masakan khas yang berasal dari Betawi adalah sayur gabus pucung. Nama gabus pucung berasal dari dua bahan utama yaitu ikan gabus dan buah pucung. Ikan gabus (Chana strata) merupakan ikan yang hidup di air tawar, seperti di danau, sungai, rawa-rawa, empang dan saluran-saluran air hingga ke sawah-sawah. Ikan ini bersifat predator dan cenderung kanibal karena ia memangsa ikan kecil-kecil atau anak-anaknya sendiri, ia…

Read More

Saingi Warteg, Mpok Nori Buka Rumah Makan Betawi

Saking cinta dengan tanah kelahirannya, Mpok Nori membuat rumah makan khas Betawi. Hal itu dipilih pemain Pepesan Kosong ini sebagai bentuk kepeduliannya terhadap makanan Betawi yang mulai dilupakan. Meski belum lama, namun diakui Mpok Nori, rumah makannya tersebut mendapat respon yang cukup baik dari masyarakat. “Ada rumah makan juga, namanya Restoran Norai. Belum lama kok, makanan Betawi gitu. Kalau warteg dari Tegal ada, jangan sampe betawi kehilangan dan kalah,” ujar Mpok Nori dengan logat khasnya di Rusun Petamburan, Jakarta, Ahad (25/8/2013). Beberapa menu khas Betawi menjadi menu favorit di restonya…

Read More

Restoran-Restoran Betawi Di Luar Negeri

Nama sebuah restoran biasanya identik dengan daerah asal sang pemilik restoran, namun konsekuensi dari menggunakan nama daerah juga dituntut untuk menyajikan cita rasa khas daerah tersebut, sehingga orang yang berkunjung tidak kecewa ketika melihat daftar menu. Terlebih lagi jika restoran tersebut langka karena letaknya jauh dari daerah asalnya seperti lima Restoran Betawi yang terletak di luar negeri berikut ini: 1. Betawi Restaurant, Jeddah Betawi Restaurant yang terletak di jalan Khalid bin Al Waleed, Jeddah, Arab Saudi ini dibuka pada Oktober 2011 dengan menu andalan Batokok atau biasa disebut empal bakar,…

Read More

“Rijsttafel” Betawi di Kunstkring Paleis

Makan malam mewah nan senyap. Hanya cahaya redup di ruang utama gedung. Kami duduk berdua, saling berhadapan di satu meja panjang berisi sepuluh kursi antik koleksi keluarga besar raja gula Oei Tiong Ham. Tidak kurang dari 20 sajian menu tersaji di atas meja. Rijsttaffel Betawi! Rijsttafel (baca reistafel) adalah cara penyajian makanan berseri dengan menu dari beberapa daerah di Nusantara yang berkembang di era kolonial Hindia Belanda. Jenis sajiannya, ”hibrida” Barat dan Nusantara. Akan tetapi, Anhar Setjadibrata, pemilik baru Restoran Kunstkring Paleis yang terletak di ujung Jalan Teuku Umar, Menteng,…

Read More

Hikayat Tahu Belah Empat

Hikayat Tahu Belah Empat Oleh: Bang Hamdan Salam kenal saya haturkan. Ini awal kita berjumpa. Dalam majelis yang penuh suka cita. Berbagi kisah dan bertukar cerita. Semoga tuan-tuan dan puan-puan berkenan adanya. Saya sang fakir mau bercerita. Tentang pemuda Jakarta yang mulai lupa kalau sarung kita masih kotak-kotak dan kopiah masih layak di kepala. Ini cerita dibikinnya ketika lagi puasa. Jika ada keserimpet kata, harap tuan-tuan dan puan-puan maklum adanya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger... Read More