Tradisi Ngete dan Ngupi ala Betawi

Ngete Tanaman teh mulai diperkenalkan ke Batavia sekitar tahun 1684, seorang ahli botani yang juga pegawai VOC berkebangsaan Jerman bernama Andreas Cleyer membawa benih tanaman teh dari Jepang ke Batavia. Semula tanaman teh berfungsi sebagai tanaman hias di Stadhuis (balai kota), kemudian ditanam oleh orang-orang Belanda untuk konsumsi sendiri. Setelah teh berhasil dibudidayakan di Land’s Plantetuin Buitenzorg (Kebun Raya Bogor) pada tahun 1824, teh diperkenalkan ke masyarakat dan menjadi minuman yang populer. Orang Betawi tidak bisa lepas dari tradisi minum teh (ngete) atau di wilayah tutur Betawi lainnya dikenal dengan…

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger... Read More