Si Pitung, Preman di Seantero Batavia

Si Pitung lahir di Kampung Rawabelong dengan nama Salihoen pada akhir abad ke-19. Ia merupakan anak keempat dari pasangan Piun dan Pinah. Sejak kecil, Pitung kerap melihat centeng si tuan tanah, Liem Tjeng Soen, merampas padi dan ternak orang tuanya. Namun ketika itu ia belum mengerti soal tanah partikelir atau tuan tanah. Dalam sirus resmi Provinsi DKI Jakarta diceritakan bahwa Pitung mendapatkan ilmu mengaji dan silat dari Haji Naipin, kiai terkemuka di Rawabelong. Kepada Pitung, Naipin memberikan ilmu Paneasona. “Sebuah ilmu bela tingkat tinggi yang membuat pemilik ilmu kebal dari…

Read More

Pohon sawi kembang sepatu, Warga Betawi mari bersatu

Mengembangkan Budaya Betawi, Pemprov DKI Jakarta akan revitalisasi tiga lokasi sejarah Betawi dalam tahun ini. Setelah lima program utama untuk budaya Betawi yang sudah dilaksanakan kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, Pemprov DKI akan merevitalisasi gedung Betawi sebagai cagar budaya. “Untuk pusat kebudayaan Betawi di eks Kodim, Jakarta Timur,  akan kita mulai dan anggarannya dalam APBD sudah ada tahun ini,” kata Jokowi. Ia juga menambahkan selain gedung eks Kodim, Pemprov DKI Jakarta bakal mengubah Gedung Museum MH Thamrin di Kenari Jakarta Pusat dan Makam Pangeran Jayakarta Jakarta Timur sebagai ikon…

Read More

Pagelaran Silat di Bawah Rinai Hujan

Tanah Baru, Depok, 25 November 2012, minggu menyambut sinar mentari selepas hujan semalam yang membuat kaku tubuh dan enggan beraktivitas. Empat anak muda sudah terbangun sejak jam lima pagi. Mereka memulai hari dengan kesibukan yang tidak biasa. Menyiapkan sound sistem, kursi-kursi dan perlengkapan lainnya untuk acara pukul sembilan nanti di Lapangan Pipa Gas Pertamina, Jalan Kramat, Tanah Baru, Beji, Depok. Bahkan sarapan pun mereka belum sempat. Ya, keempat anak muda yang peduli dengan budaya lokal mereka – sehingga membuat Oenti Project untuk mewadahi kecintaan mereka akan budaya Betawi itu –…

Read More

Rompes Pecut, Bela Diri Betawi yang Hampir Punah

Dua pemuda terlibat perkelahian seru di RT 01 RW 04, Balekambang, tepatnya di sebidang lahan tepi Kali Ciliwung, Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur. Menggunakan jurus silat, keduanya berusaha saling melumpuhkan dengan pukulan dan tendangan yang dilancarkan satu sama lain. Setelah saling serang sekitar 10 menit, seorang pemuda di antaranya berhasil dikalahkan hingga terjatuh. Sadar telah muncul pemenang, dua pemuda itu pun kembali berdiri tegak di posisi masing-masing dan membungkuk, tanda salam kepada orang yang menonton adu jotos itu. Pertarungan itu bukanlah perkelahian pemuda seperti yang kerap menghiasi layar televisi saat…

Read More

Chelsy Liven bawakan tari Betawi di ajang Miss Earth 2012

Ada peserta asal Indonesia dalam ajang kontes Miss Earth 2012 yang berlangsung di  Kota Taguig, Metro Manila – Filipina. Dialah, Chelsy Liven, mahasiswi Fakultas Hukum  Universitas Tarumanegara, Jakarta. Berangkat awal November 2012  lalu, dara kelahiran 11 Juni 1988 ini  menjalani tahapan-tahapan Miss Earth 2012 hingga puncak pemilihan pada 24 November 2012. Layaknya event kontes kecantikan, sebelum berkompetisi, Chelsy melakukan berbagai persiapan selama tiga bulan sejak dinobatkan menjadi Miss Earth Indonesia. Salah satu persiapannya, tarian dan busana. Untuk tarian, Chelsy sengaja mengambil tarian Betawi. “Chelsy pilih tarian Betawi ada alasannya. Karena…

Read More

Di Kandang Kambing Ngembik, di Kandang Kebo Ngelenguh

Di kolong dipan ade uler sanca. Lagi asyik ngemil pete. Salam kenal wahai pembaca. Nih, aye si tukang cerite. Ngomong-ngomong soal tukang, di Jakarta entu paling banyak deh. Ade tukang bakso, tukang bubur, tukang sampah, tukang ojek, tukang insinyur dan tukang-tukang yang laennye. Nah kalo aye mah cuman tukang cerite. Modalnye cuman berani ngebacot di depan orang-orang yang kalo kate anak muda sekarang suka ngegalau dan butuh hiburan. Padahal sih koleksi cerita aye enggak banyak-banyak banget. Lah pan cerite yang aye punya cuman soal Engkong Mawi doangan.

Read More